Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Dengan berbagai inisiatif pemerintah yang sedang berlangsung, sektor ini diharapkan semakin berkembang dan berdaya saing tinggi di pasar global.
Kontribusi UMKM terhadap PDB dan Tenaga Kerja
UMKM di Indonesia menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Jumlah unit usaha UMKM mencapai lebih dari 64 juta, menjadikannya sektor dominan dalam perekonomian Indonesia.
Target Ekspor UMKM
Kementerian Perdagangan menargetkan ekspor produk UMKM mencapai US$18,84 miliar pada tahun 2025, dengan fokus pada 33 negara tujuan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi UMKM dalam ekspor nasional yang saat ini berada di angka 15,7%.
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp300 triliun pada tahun 2025, dengan sasaran 2,34 juta debitur baru. Hingga pertengahan Maret 2025, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp44,73 triliun atau sekitar 14,9% dari target, dengan 58% dialokasikan untuk sektor produksi.
Digitalisasi UMKM
Transformasi digital menjadi fokus utama pemerintah, dengan target 50% UMKM beralih ke platform digital pada tahun 2025. Saat ini, sekitar 40% UMKM telah memanfaatkan teknologi digital, dan pemerintah terus mendorong peningkatan angka tersebut untuk meningkatkan daya saing di era digital.
Program Penghapusan Utang UMKM
Sejak Januari 2025, pemerintah meluncurkan program penghapusan utang bagi satu juta pelaku UMKM dengan total nilai kredit macet mencapai Rp14 triliun. Tahap awal program ini menargetkan 67.000 debitur dengan nilai utang Rp2,4 triliun.
Tantangan dan Peluang
Meskipun berbagai inisiatif telah diluncurkan, UMKM masih menghadapi tantangan seperti penurunan daya beli masyarakat dan perlambatan pertumbuhan kredit. Namun, dengan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku UMKM, diharapkan sektor ini dapat terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.
Upaya terpadu antara pemerintah dan pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar ekspor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.